Masuknya jepang ke indonesia

Masuknya jepang ke indonesia berawal mula dari runtuhnya perjanjian versailles yang dibuat untuk mengakhiri perang dunia I. Jerman yang menyerang poladia pada 11 september 1939 menjadi tanda dimulainya perang dunia II, situasi yang semakin memanas dimana jepang menyerang pangkalan armada angkatan laut amerika serikat di Pearl Harbour, Hawaii tanggal 7 Desember 1941. Jepang yang mulai menginvasi asia tenggara ketempat dimana para sekutu berkuasa, Belanda yang tidak mengijinkan jepang untuk memasuki indonesia maka jepang mulai membangun pangkalan-pangkalan militer di indo-cina demi untuk mempersiapkan memasuki wilayah indonesia.

Pada bulan januari 1942 jepang memulai penyerangan ke wilayah hindia belanda salah satu invasi berawal pada tanggal 11 januari 1942 di Tarakan, Kalimantan Timur. Dengan perencanaan strategi yang matang pasukan jepang yang terdiri dari tentara Jepang Right Wing Unit dan pasukan Angkatan Laut Kure yang berjumlah 20.000 menyerang wilayah tarakan dari arah pantai timur laut, belanda dengan pasukan KNIL nya kewalahan dengan taktik jepang sehingga pada 12 januari 1942 wilayah tarakan jatuh ke tangan jepang.

Dalam waktu 3 bulan jepang mampu untuk membuat belanda menyerah dan memberikan daerah jajahannya yaitu indonesia pada 8 maret 1942. Faktor yang membuat jepang dapat menguasai indonesia selain dari kehebatan strateginya adalah konsep Hakko Ichiu yang merupakan keinginan jepang untuk mepersatukan bangsa-bangsa dan menjadi pemimpin segalanya. Hal tersebut dapat dilihat dari propaganda gerakan 3A jepang yang berbunyi Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.

3,5 tahun penjajahan jepang di indonesia memberikan kenangan pahit yang kelam sekaligus merupakan perjuangan bangsa untuk meraih pintu terciptanya kemerdekaan indonesia yang diakui secara defacto dan de jure.


#IDK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perang zab – runtuhnya dinasti umayyah

Opini

Peristiwa Nyata Sejarah yang Mengilhami Star Wars Part 1